Pasal 5
Pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Teks hasil ekstraksi, belum selesai diverifikasi. Gunakan dokumen sumber untuk memastikan kutipan.
BAB IV KRITERIA MBR
Ayat (1)
Kriteria MBR merupakan indikator dalam menentukan masyarakat yang termasuk MBR.
Ayat (2)
Kriteria MBR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan pada besaran penghasilan.
Ayat (3)
Besaran penghasilan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan:
Huruf a
penghasilan orang perseorangan yang tidak kawin; atau
Huruf b
penghasilan orang perseorangan yang kawin.
Ayat (4)
Penghasilan orang perseorangan yang tidak kawin sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a merupakan seluruh pendapatan bersih yang bersumber dari gaji, upah, dan/atau hasil usaha sendiri.
Ayat (5)
Penghasilan orang perseorangan yang kawin sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b merupakan seluruh pendapatan bersih yang bersumber dari gaji, upah, dan/atau hasil usaha gabungan suami istri.
Ayat (6)
Dalam hal kriteria MBR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan untuk pembangunan atau perolehan Rumah dengan mekanisme tabungan perumahan rakyat, besaran penghasilan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b ditentukan hanya berdasarkan penghasilan 1 (satu) orang.
Ayat (7)
Penghasilan 1 (satu) orang sebagaimana dimaksud pada ayat (6) merupakan seluruh pendapatan bersih yang bersumber dari gaji, upah, dan/atau hasil usaha sendiri.